Siapa yang Mengelola Kawah Ijen – Taman wisata ini merupakan salah satu destinasi wisata paling diminati oleh para wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Tak heran jika Kawah Ijen selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan terutama pada saat akhir pekan dan libur nasional. Selain menawarkan keindahan alam yang menawan, salah satu alasan ramainya pengunjung adalah karena tempat wisata ini dikelola dengan baik.

Pengelola mengatur semua aturan bagi para wisatawan demi kenyamanan dan keamanan bersama ketika menyaksikan keindahan alamnya. Tetapi mungkin masih banyak orang yang belum mengetahui siapakah yang mengelola dan bertanggung jawab terhadap operasionalnya.
Siapa yang Mengelola Kawah Ijen?
Daftar Isi
Tempat wisata Kawah Ijen ini dikelola oleh Balai Besar KSDA untuk wilayah Jawa Timur yang dibentuk untuk menggalakkan konservasi SDA hayati beserta ekosistemnya. Balai besar ini memiliki beberapa visi dan misi sebagai berikut:
- Menghadirkan lingkungan masyarakat yang memiliki kepribadian dalam berbudaya.
- Mewujudkan masyarakat Negara maritim yang kuat, maju, mandiri dan berdasarkan kepentingan bangsa.
- Memberikan kualitas yang sejahtera, maju dan tinggi kepada masyarakat Indonesia.
- Memperkuat jati diri bangsa sebagai Negara maritime dan menghadirkan politik luar negeri yang bebas-aktif.
- Menciptakan lingkungan masyarakat yang seimbang, maju dan demokratis berdasarkan Negara hukum.
- Menciptakan keamanan dan kedaulatan kawasan, menonjolkan kepribadian bangsa sebagai Negara kepulauan dan mewujudkan ekonomi yang mandiri dengan bersumber pada sumber daya maritim.

Syarat Mendaki Kawah Ijen Yang Ditetapkan Pengelola
- Para wisatawan yang akan mendaki ke Kawah Ijen harus dalam keadaan sehat baik secara mental maupun fisik. Kemudian tidak mempunyai riwayat penyakit seperti jantung dan asma, jika Anda harus mencantumkan surat keterangan dari dokter.
- Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama pendakian yang menyebabkan cedera atau meninggal, maka akan menjadi tanggung jawab wisatawan tersebut.
- Tiket masuk tidak termasuk asuransi, oleh karena itu semua wisatawan dianjurkan memiliki asuransi kecelakaan masing-masing.
- Menyiapkan beberapa peralatan kesehatan sendiri seperti hand sanitizer, masker, jaket, sepatu anti selip, senter, dll.
- Tiket yang telah dibayarkan tidak dapat diubah di hari kunjungan atau dibatalkan sehingga Anda tidak bisa meminta uang untuk dikembalikan.
Baca juga : Open Trip Kawah Ijen: Petualangan Tak Terlupakan dengan Nahwa Tour

Waktu dan Jalur Pendakian Terbaik Yang Harus Diperhatikan
Jika ingin mendaki ke Kawah Ijen maka Anda bisa memulainya dari pukul dua sampai jam dua belas siang sehingga harus datang di dini hari. Sangat disarankan untuk mendaki antara jam dua hingga jam empat dini hari menjelang pagi untuk dapat menikmati keindahan api biru. Pada waktu-waktu tersebut, api biru akan terlihat sangat jelas keindahannya karena dibantu oleh gelapnya malam apalagi udara juga masih sangat sejuk sehingga proses mendaki jadi lebih mudah.
Untuk jalur pendakiannya sendiri Anda bisa menggunakan dua jalur yang bisa dipilih yaitu jalur Licin dan Paltuding. Untuk jalur yang pertama memiliki medan yang jauh lebih menantang sehingga tidak disarankan untuk pemula. Anda akan membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam dengan jarak tempuh kurang lebih empat kilometer untuk sampai ke kawah Ijen.
Sementara itu jika Anda menggunakan jalur Paltuding maka Anda akan mendapatkan medan yang jauh lebih mudah sehingga lebih banyak digunakan oleh para pengunjung. Anda akan menggunakan waktu tempuh kurang lebih dua jam dan jarak tempuhnya sekitar 2,5 kilometer untuk akhirnya mencapai ke kawah Ijen.
Terkait tiket masuk pun dibedakan sesuai asal wisatawan. Untuk wisatawan yang datang dari luar negeri dibanderol dengan harga Rp100 ribu per orang ketika hari biasa. Untuk akhir pekan, harga tiket untuk wisatawan mancanegara menjadi Rp150 ribu per orang.
Sementara itu untuk wisatawan lokal, harga tiket masuk sebesar Rp50 ribu per orang saat hari biasa dan Rp75 ribu per orang saat akhir pekan dan hari libur. Sangat disarankan untuk mengunjungi tempat wisata ini di hari biasa agar tidak terlalu ramai dan padat, sehingga Anda pun dapat menikmati keindahan alam dengan nyaman dan tenang.

-
Peralatan Untuk Mendaki
- Membawa konsumsi yang cukup seperti makanan ringan dan air mineral.
- Mengenakan sepatu dan pakaian yang nyaman untuk mendaki.
- Mengenakan masker, kacamata hitam dan topi untuk melindungi diri dari abu vulkanik dan sinar matahari.
- Uang tunai yang digunakan untuk membayar parkir dan tiket masuk.
-
Yang dapat dilakukan untuk mendaki Kawah Ijen
- Memulai aktivitas mendaki pada jam dua dini hari agar sampai di puncak Kawah Ijen pada jam empat dini hari sebelum pagi ketika api biru bisa disaksikan dengan sangat jelas.
- Pastikan untuk berhati-hati dan waspada ketika berjalan di jalur ketika mendaki khususnya di jalur Licin yang memang sangat licin.
- Bawahlah barang seperlunya saja agar tidak menjadi beban ketika mendaki sehingga menjadi lancar selama pendakian.
- Sempatkanlah untuk beristirahat di tengah-tengah pendakian ke puncak Kawah Ijen. Tak perlu lama-lama cobalah untuk beristirahat setidaknya 30 detik. Cari tempat yang nyaman dan luas untuk beristirahat dan jangan berhenti di tanjakan yang terjal. Pastikan untuk duduk di tempat yang nyaman atau beristirahat di area yang datar.
- Menjaga nafas dan mental juga sangat dibutuhkan ketika mendaki ke puncak Kawah Ijen. Jangan terburu-buru untuk mencapai puncaknya, karena disinilah mental Anda diuji. Fokus pada pernapasan dan aturlah dengan baik agar tidak merasa sesak ketika mendaki.
- Pada umumnya tubuh akan terasa lapar ketika sampai di puncak. Pastikan untuk membawa dan mengonsumsi makanan yang terbuat dari cokelat yang berkhasiat untuk mengurangi rasa lapar.
Sekarang Anda sudah tidak bingung lagi siapa yang mengelola Kawah Ijen yang ternyata juga bertanggung jawab untuk menerapkan semua peraturan bagi pengunjung. Jika Anda tertarik untuk mengunjungi Kawah Ijen bisa menghubungi agen wisata terbaik Nahwa Tour di nomor 0812.2243.1414. Kami menyediakan berbagai paket wisata dan open trip yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.


