Apakah Taman Nasional Baluran Menjadi Tempat Penangkaran Harimau Jawa?

(5 customer reviews)

Apakah Taman Nasional Baluran Menjadi Tempat Penangkaran Harimau Jawa – Sebagai tempat konservasi bagi beranekaragam hayati seperti Banteng banyak orang yang penasaran apakah harimau Jawa juga ditangkarkan di Taman Baluran. Jawabannya ternyata tidak karena sayangnya satwa yang satu ini memang sudah dinyatakan punah sekitar empat puluh tahun yang lalu.

Apakah Taman Nasional Baluran Menjadi Tempat Penangkaran Harimau Jawa

Apakah Taman Nasional Baluran Menjadi Tempat Penangkaran Harimau Jawa?

Salah satu kejadian yang sangat disayangkan adalah harimau sebagai satwa endemik pulau Jawa ternyata sudah dinyatakan sebagai satwa yang punah bahkan di era 1980-an. Beberapa penyebab dari kepunahan satwa liar ini adalah karena menghilangnya habitatnya dan perburuan liar oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Meskipun demikian berbagai cara ternyata juga telah dilakukan oleh beberapa pihak untuk menyelamatkan satwa ini lewat konservasi. Mulai dari masyarakat, organisasi non-pemerintah, hingga pemerintah sendiri sudah bersatu-padu untuk menyelamatkan ekosistem yang menjadi tempat tinggal Harimau Jawa.

Usaha yang dilakukan agar konservasi semakin lancar yaitu dengan melakukan restorasi dan rehabilitasi dari hutan yang ada di Pulau Jawa. Diharapkan dengan melakukannya maka fungsi dasar hutan sebagai rumah harimau dapat dikembalikan. Usaha untuk membangun suaka margasatwa di beberapa daerah yang dulu pernah menjadi tempat tinggal harimau pun juga semakin diperkuat.

Pemerintah juga menerapkan berbagai undang-undang untuk memperketat perlindungan terhadap satwa liar dengan cara yang melarang perdagangan dan perburuan hewan yang dilindungi, Masyarakat juga diberikan edukasi soal pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem yang ada di sekitarnya.

Apakah Taman Nasional Baluran menjadi tempat penangkaran Harimau Jawa? Meskipun Harimau Jawa sendiri sudah dinyatakan punah namun usaha konservasi ini tetap dilakukan sampai sekarang. Tujuannya adalah agar spesies harimau lain serta satwa liar yang masih ada di dalam hutan tetap terlindungi. Diharapkan dengan melakukan hal tersebut dapat membantu untuk melindungi lingkungan alam dan keberagaman hayati yang masih ada untuk masa yang akan datang.

Berapa Luas Taman Nasional Baluran

Apakah Yang Menarik Untuk Diketahui Dari Harimau Jawa?

  • Tersebar di Sejumlah Wilayah Pulau Jawa

Ternyata habitat dari Harima Jawa tersebar di sejumlah wilayah Pulau Jawa semasa hidupnya. Saat ini, mungkin banyak orang yang mengira spesies ini hanya tinggal di hutan di Jawa Tengah sampai Jawa Timur. Hal tersebut sangat wajar karena pengamatan dan penelitian hanya dilakukan di Meru Betiri yang ada di Jawa Timur.

Penelitian yang tidak menyeluruh dan sektoral membuat sejumlah peneliti meragukan jika Harimau Jawa ini sudah punah. Karena itulah para peneliti hingga kini masih banyak yang yakin bahwa spesies ini masih tersisa hingga saat ini di pedalaman hutan Pulau Jawa.

  • Telah Dinyatakan Punah

Harimau yang bernama latin Panthera Tigris Sundaica adalah salah satu satwa asli Jawa yang hidupnya tersebar. Satwa liar ini menjadi predator puncak rantai makanan di pedalaman hutam Pulau Jawa.

Dari ketiga spesies Harimau yang ada di negara kita yaitu Jawa, Bali dan Sumatera hanya Harimau Sumatera sajalah yang masih tersisa sehingga statusnya langka dan dilindungi. Harimau Bali dan Harimau Jawa sudah dinyatakan punah bahkan spesies yang satu ini sudah tidak ditemukan lagi di alam liar ataupun di penangkaran.

Tetapi fakta dari Harimau Jawa ini masih diperdebatkan oleh kalangan peneliti terkait kepunahan mereka. Karena terdapat beberapa laporan soal penglihatan dan jejaknya, namun klaim tersebut juga masih belum dapat dibuktikan keasliannya.

  • Senjata Api di Era Kolonialisme

Salah satu alasan yang mengakibatkan berkurangnya populasi Harimau Jawa adalah perburuan menggunakan senjata api yang dimulai sejak era kolonialisme. Punahnya spesies Harimau ini juga karena andil besar kolonialisme Belanda yang menurut sejarah pernah melakukan peraturan tanam paksa ada abad ke-19. Akibatnya spesies Harimau Jawa ini habitatnya semakin sempit dan terbatas karena pembukaan hutan untuk perladangan dan pertanian.

Perburuan menggunakan senjata api terhadap Harimau Jawa adalah yang paling banyak mengakibatkan populasinya semakin menipis dan langka. Karena sebenarnya beberapa tahun sebelumnya spesies ini masih banyak berkeliaran di pedalaman hutan Jawa namun sekarang sudah jarang terlihat.

  • Tradisi Rampogan

Sejarah mencatat terdapat sebuah tradisi yang dilakukan Kerajaan Jawa di zaman dulu yang dinamakan Rampogan Macan. Tradisi ini adalah pertunjukan duel Harimau yang akhirnya membuat populasinya berkurang secara cepat.

Pertunjukan Rampogan ini dilakukan di alun-alun sangat besar yang dikelilingi oleh pria-pria sambil membawa tombak panjang. Lalu setelah Harimau dikeluarkan dari kandangnya maka hewan ini pun akan mencoba untuk menerjang pria-pria tersebut.

Di momen itulah para pria tersebut akan menghunjamkan tombak ke tubuh Harimau Jawa sampai akhirnya mati. Terdapat satu momen di mana harimau akan diadu dengan kerbau di dalam alun-alun. Tetapi meskipun memenangkan pertarungan tersebut tetap harimau akan dibantai oleh para pria tersebut.

Tradisi ini sudah mengakibatkan harimau-harimau yang ada di Pulau Jawa menjadi korbannya. Terutama Harimau Jawa yang populasinya langsung berkurang secara drastis karena perburuan yang dilakukan dalam tradisi ini.

Mengapa Taman Nasional Baluran Penting Untuk Dilestarikan

Mengapa Harimau Jawa Punah?

  • Perburuan dan Perdagangan Ilegal

Sering kali Harimau Jawa menjadi target perburuan ilegal karena nilai ekonomi dan budayanya yang tinggi. Beberapa bagian tubuh Harimau seperti tulang, kulit, dsb acap kali digunakan untuk bahan dasar barang mewah dan pengobatan tradisional. Perburuan ilegal ini tentu saja membuat populasi Harimau Jawa berkurang secara drastis sehingga akhirnya punah sampai sekarang.

  • Habitatnya Hilang

Apakah Taman Nasional Baluran menjadi tempat penangkaran Harimau Jawa? Menghilangnya habitat Harimau Jawa ini juga menjadi salah satu alasan utama yang membuat spesiesnya punah. Tempat tinggal Harimau Jawa di pedalaman hutan Pulau Jawa semakin terfragmentasi karena adanya pembangunan infrastruktur, konversi lahan pemukiman dan pertanian, deforestasi serta ekspansi manusia.

  • Upaya Konservasi Berkurang

Usaha untuk melindungi spesies Harimau Jawa ini terbatas karena kurangnya upaya konservasi. Populasi Harimau Jawa  semakin terancam karena lemahnya penegakan hukum, kurangnya kesadaran publik dan terbatasnya sumber daya.

Baca juga : Open Trip Ijen Baluran

Sekarang Anda sudah tahu apakah taman nasional baluran menjadi tempat penangkaran Harimau Jawa yang ternyata bukan karena yang ditangkarkan adalah Banteng. Meskipun demikian Anda pun tetap bisa datang untuk menyaksikan Banteng yang tidak kalah menariknya dari harimau tersebut. Jika Anda tertarik untuk mengunjungi Taman Baluran bisa menghubungi agen wisata terbaik Nahwa Tour di nomor 0812.2243.1414. Kami menyediakan berbagai paket wisata dan open trip yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Pilihan Paket

Hubungi kami, jika ingin paket wisata secara custom